Monday, 16 July 2012

Rangkuman Tausiah Pengajian Menyambut Bulan Suci Ramadhan Kerjasama Dep Kerohanian PPI UKM dan Pengajian Kelas BM

Bulan Ramadhan disebut sebagai bulan pembakaran dan bulan kepekaan. Kata Ramadhan dalam bahasa Arab berasal dari akar kata الرَّمْضُ yang berarti panas yang menyengat, dalam tradesi jahiliyyah sebelum datangnya Islam, dahulu mereka memberi nama pada suatu bulan berdasarkan dengan keadaan yang terjadi pada bulan itu seperti Muharram yang berarti diharamkan, karena pada bulan itu dilarang menumpahkan darah atau berperang. Pada bulan Ramadhan keadaan suhu yang terjadi di jazirah Arab sangatlah panas bahkan rata-rata mencapai 40 derajat Celsius.

Ilustrasi : Masjid PPI UKM

Pada setiap bulan Ramadhan umat Islam diwajibkan untuk melakukan puasa. Hikmah yang terkandung di dalam puasa ramadhan tersebut diantaranya:

1. Perasaan peka terhadap sesama, manusia yang biasanya diberi kebebasan untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan, pada bulan ini mereka tidak diperbolehkan mengkonsumsi makanan dari mulai fajar hingga terbenamnya matahari, sehingga mereka dapat merasakan bagaimana keadaan orang yang hidup di persekitaran mereka, bertafakkur, dan merenungi apa yang mereka alami.

2. Puasa dapat mencegah penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan. Makanan yang berlebihan gizi belum tentu baik untuk kesehatan seseorang. Kelebihan gizi atau overnutrisi mengakibatkan kegemukan yang dapat menimbulkan penyakit degenerative seperti kolesterol dan trigliserida tinggi, jantung koroner, kencing manis (diabetes mellitus), dan lain-lain.

Keistimewaan dan kelebihan bulan Ramadhan:

1. dalam bulan Ramadhan, manusia yang terlahir dari rahim ibu dengan fitrah suci dan murni pada dasarnya memang memiliki naluri yang baik, pada bulan ini tidak sedikit kita sering mendapati orang-orang ramai melakukan kebaikan, shalat berjamaah di masjid, kabar-kabar baik yang tersebar, dan sebagainya.

2. doa-doa bagi orang yang berpuasadikabulkanoleh Allah swt, sebagaimana dikatakan Rasulullah saw:

    ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٍ ؛دَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ

Artinya: ada tiga macam doa yang dikabulkan: doanya orang yang berpuasa, doanya orang yang melakukan bepergian dan doanya orang yang didzalimi.

3. Kerinduan Surga terhadap orang-orang yang berpuasa di bulan ramadhan, Rasulullah saw bersabda:

    الجَنَّة ُمُشْتاقَة ٌاِليَ أرْبَعَةِ نَفَرٍ: تالِي القُرْأن و حَافِظِ اللِّسَان و مُطْعِمُ الجِيْعَانِ والصَّائِمِيْنَ في شَهْرِ رَمَضَانَ

Artinya: surga itu rindu kepada empat golongan, yaitu: orang yang membaca Al-qur’an, orang yang menjaga lisan, pemberi makan kepada orang-orang yang lapar, dan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

4. Puasa bulan Ramadhan adalah sebagai penebus dosa hingga datangnya bulan Ramadhan berikutya. Rasulullah SAW bersabda:

    اَلصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَاُن إلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاةٌ مَا بَيْنَهُنَّ إذَاجْتَنَبَ اْلكَبَائِرَ

Artinya: Jarak antara shalat lima waktu, shalat jum’at dengan jum’at berikutnya dan puasa Ramadhan dengan Ramadhan berikutnya merupakan penebus dosa-­dosa yang ada di antaranya, apabila tidak melakukan dosa besar. (HR Muslim)

5. Sedekah yang paling baik adalah pada bulan Ramadhan.

    أيُّ الصَّدَقَةِ أفْضَلُ؟ قَالَ صَدَقَةٌ فَيْ رَمَضَانَ

Artinya Rasulullah SAW pemah ditanya; Sedekah apakah yang paling mulia? Beliau menjawab: “Yaitu sedekah di bulan Ramadhan.” (HR Tirmidzi)

Marilah kita bersama-sama saling mengingatkan sebelum memasuki bulan Ramadhan yang tinggal hitungan beberapa hari saja untuk menguatkan keimanan serta niatan kita menyambut bulan yang penuh dengan rahmat (pada sepuluh hari pertamanya), ampunan dosa (pada sepuluh hari berikutnya) dan pembebasan dari api neraka (di sepuluh hari terakhir bulan ramadhan), sehingga ketika bulan Ramadhan selesai dan memasuki bulan Syawal jiwa dan diri kita benar-benar terbebas dari belenggu-belenggu dosa yang menyelimuti kita selama ini, menjadi insan yang benar-benar suci dan bersih sebagaimana terlahirnya bayi, serta menyambut hariraya Idul Fitri penuh dengan kesenangan dan "Profesionalisme dengan Kebersamaan"kegembiraan secara dhahir mau pun batin.

0 comments:

Post a Comment