Wednesday, 7 January 2015

Kajian Perdana "Komitmen Muslim Sejati"


Assalamualaikum rekan-rekan seperjuangan ..
Semoga kita berada dalam lindungan dan rahmat oleh Allah SWT, Amiin…

Alhamdulillah, pada hari Sabtu tanggal 3 Januari 2015 yang lalu di danau Fakulti Kejuruteraan dan Alam Bina UKM, Divisi Kerohanian PPI-UKM menggelar kajian perdana yang bertajuk “Komitmen Muslim Sejati”, yang dibawakan oleh “Ustad Dr.Mualim,Lc,MA ” pengajian ini juga dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad saw yang menjadi teladan bagi kita dan mengajarkan kita bagaimana Rasulullah, Muhammad saw berjuang mempertahankan akidah islam dan berdakwah, dari kisah beliau diharapkan kita mampu  menjadi muslim yang dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah, berikut intisari yang akan kami sampaikan.

Komitmen Muslim Sejati
Nikmat yang paling besar dalam hidup kita adalah nikmat ISLAM, maka bersyukurlah kita sebagaimana kita dilahirkan menjadi seorang muslim, yang mendapat rahmat, hidayah oleh Allah SWT . Menjadi muslim bukanlah perkara yang mudah, tetapi juga bukan perkara yang susah, hal ini bergantung pada bagaimana kemauan diri kita untuk menjadi lebih baik. Apakah itu muslim sejati? Berikut akan dijelaskan, bagaimana komitmen kita menjadi seorang muslim dan semoga kita termasuk di dalamnya.
Ciri komitmen muslim sejati ada tiga :
1.       Mengislamkan akidah secara kaffah
·   Akidah yang benar-benar murni ketauhidan
·    Akidah yang betul sama dengan islam itu sendiri tidak terkotori dengan unsur-unsur syirik seperti kejadian baru-baru ini tentang musibah pesawat Air Asia QZ8051 Surabaya-Singapura yang mengalami kecelakaan. Ketika dia seorang muslim yang kaffah, secara langsung dapat cepat berhubung dengan Allah SWT tanpa bercerita kepada manusia dulu. Mengadu pada Allah terlebih dahulu. Setelah itu baru mencari sebab jatuhnya pesawat, karena memang Allah membuat sesuatu mesti berawal dari sebab supaya manusia sadar akan kebesaran Allah.

·         Yang paling penting adalah kontak dengan ALLAH.
Dalam menghadapi masalah, bencana, kesedihan dan kesukaran, maka hal yang paling pertama kita ingat dan cari adalah Allah. Sebagai umat muslim, hendaklah kita memohon dan mengharapkan pertolongan hanyalah kepada Allah. Berdoa dan memohon pertolongan kepada Nya, karena Allah akan menjawab doa kita dengan cara- Nya, sebagaimana dalam firman Nya:

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran "(QS Al-Baqarah:186)

2.    Mengislamkan ibadah secara kaffah
  • Karena akidah diikuti oleh ibadah
  • Ibadah berdasarkan ilmu adalah ibadah seperti yang dicontohkan oleh Rasullullah
3.      Mengislamkan akhlak secara kaffah
  • Menjaga lisannya dengan Allah,
  • Menjaga lisannya dengan manusia

Sebagaimana dalam surah Al-Baqarah ayat 208 :
Wahai orang yang beriman masuklah kedalam islam secara kaffah”.

Dari ayat diatas dapatlah kita lihat bahwa berpegang teguh pada islam bukan sedikit atau setengah melainkan secara kaffah (keseluruhan). Seperti perumpamaan kita menikmati keindahan sungai, kita hanya menyelupkan kaki saja, tidak terasa nikmatnya, tetapi kalau kita menceburkan diri ke dalam sungai itu barulah merasakan nikmatnya dan segarnya mandi sungai, begitu juga dengan keislaman kita. Semakin kita mendalami islam, semakin banyak manfaat yang kita rasakan untuk diri kita dan alangkah baiknya juga kita ikut memberikan kebahagiaan dengan orang lain dengan memberi ajaran dan pengetahuan kepada sesiapa saja tentang islam.

Demikianlah intisari dari pengajian “Komitmen Muslim Sejati” semoga kita dapat mengambil manfaat dan menerapkan di dalam kehidupan kita. Wasalamualaikum warahmatullah..
Sampai jumpa di pengajian selanjutnya..


 Media Center PPI-UKM 

0 comments:

Post a Comment